Skip to main content

Posts

Showing posts with the label kritik sosial

PUNYA MORAL KARENA TAKUT TUHAN DEWA ALLAH

Ada anggapan yang cukup lucu tentang atheis: begitu seseorang berhenti percaya kepada Tuhan, moralnya ikut menguap.  Seolah-olah selama ini manusia tidak mencuri karena takut Tuhan melihat, tidak membunuh karena malaikat sedang mencatat, dan tidak menipu karena ada CCTV gaib yang dipasang di langit. Maka ketika seseorang menjadi atheis, katanya, semua rem langsung blong—besok paginya bangun, sarapan, lalu mencari korban. Logikanya kira-kira begini: hapus Tuhan, hapus moral. Kalau benar begitu, berarti sebagian manusia selama ini berbuat baik bukan karena memahami bahwa orang lain bisa terluka, melainkan karena takut ketahuan. Itu bukan kabar yang terlalu menggembirakan bagi spesies yang mengaku sebagai makhluk bermoral. Sebab kalau satu-satunya alasan kita tidak berbuat jahat adalah karena ada yang mengawasi, masalahnya mungkin bukan ketiadaan Tuhan. Masalahnya adalah kita belum benar-benar memahami apa itu moralitas. Atheis Juga Manusia Coba kita sederhanakan. Ketika menemukan dom...

PRAKATA

PRAKATA Bayangkan sejenak: saat asik-asiknya membaca kitab suci, tiba-tiba berhenti. Sesuatu mengganjal mata dan bayanganmu. Cerita yang belum selesai dibaca itu, tiba-tiba terasa tidak pas dengan nilai-nilai kemanusiaan yang ada sekarang. Entah itu cerita tentang banjir besar yang menenggelamkan hampir seluruh umat manusia, tentang exsodus masal suatu suku bangsa, atau perintah tuhan dewa allah untuk melenyapkan suku tertentu hingga ke akar-akarnya. Mungkin saja akan dicari cara memaklumi dan menghibur diri: "Ah, itu kan konteksnya zaman dulu." Tapi tunggu dulu. Bukankah sejak dini kita selalu diajarkan bahwa tuhan itu abadi, tidak terbatas waktu, dan merupakan sumber moralitas tertinggi? Lantas mengapa standar moralnya terasa begitu... kuno? Buku ini lahir dari kegelisahan yang mungkin kamu rasakan, atau jangan jangan oleh banyak orang? Sebuah pertanyaan sederhana namun mengguncang: Apakah benar Tuhan itu bermoral? Jangan-jangan, konsep moralitas tuhan hanyalah cerminan dar...