Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2025

WAHYU DARI SUDUT PANDANG TELESKOP: MENGAPA BIG BANG DAN SAINS BUKAN KEYAKINAN

Halo, sesama primata tak berbulu yang kebetulan masih diberi kesempatan menghirup oksigen. Ada satu kesalahpahaman kosmis yang entah kenapa masih terus bereinkarnasi di kolom-kolom komentar internet.  "Kalau kamu bisa percaya Big Bang, artinya kamu juga punya agama."  Jawabnya: TIDAK!  Kalau ada yang berkata, "Saya percaya bumi mengelilingi Matahari," bukan berarti Matahari resmi menjadi tuhan, karena terselip kata “percaya”. So, yang membedakan antara model ilmiah dengan kepercayaan itu bukan “ada atau tidak adanya keyakinan”, tapi cara keyakinan itu diperoleh, kemudian diteliti, diuji, dan kalau tidak terbukti buang ke tempat sampah.  Big Bang Tidak Punya Kitab Suci  Banyak orang mengira kosmologi adalah agama dengan seragam laboratorium, agama dengan tuhan ilmiah atau menyembah ilmu pengetahuan.  Pertanyaan berikutnya: "Jadi kalian mengimani bahwa alam semesta berasal dari ledakan?"  Jawabnya: TIDAK!  Saya “menerima” bukan “mengimani” model ...

SUPERSENSE | OTAK ATIK GATHUK

Ketika berhadapan dg kejadian yg tidak dapat dijelaskan, otak tidak suka "vakum" penjelasan. Alih-alih menerimanya peristiwanya sebagai kebetulan, kita cenderung menciptakan narasi penyebabnya. Di sinilah interpretasi supernatural muncul. Misal: Keberuntungan & Kesialan: Ketika sesuatu YG baik & menguntungkan terjadi setelah pakai jimat atau setelah melafal doa, otak kita cenderung membuat hubungan sebab-akibat, meskipun itu hanya kebetulan. Tapi ketika hasilnya buruk, merasa melanggar pantangan yg dianjurkan.  Fenomena Alam: Sebelum pengetahuan modern menjelaskan sebab terjadinya gempa, banjir, atau gunung meletus, bencana sering dikaitkan dg kemarahan dewa atau roh. Otak menciptakan penjelasan supernatural untuk "memahami" peristiwa yg tidak dikendalikan atau diprediksi.  Kehilangan dan Kesedihan: Saat kehilangan atau trauma, banyak orang mencari makna atau tujuan di baliknya, bahkan sering mengaitkannya dg takdir, karma, atau campur tangan ilahi, hanya un...

MENJELASKAN ATEISME PADA ANAK | MEMAHAMI BEDA ATEISME DAN KOMUNISME

MEMAHAMI BEDA ATEISME DAN KOMUNISME "Ayah, Ayah! Boleh aku tanya sesuatu?" tanya Dani, anak laki-laki yg berusia 8 tahun, sambil menarik ujung baju ayahnya yang sedang mengetik. Ayahnya tersenyum. "Tentu saja, jagoan. Ada apa?" "Tadi di sekolah, teman-teman ngobrolin kata-kata aneh. Ada ateisme sama komunisme. Itu apa, Yah?" Ayah melipat laptopnya dan berpaling menghadap Dani, "Pertanyaan bagus. Ayah akan jelaskan pelan-pelan ya, biar dirimu mengerti." "Pertama, kita bahas ateisme dulu ya," kata Ayah. "Dani tahu kan, kalau banyak orang percaya sama tuhan? Mereka berdoa, ke gereja, ke masjid, Sinagog, Pura, Wihara, Klenteng, bahkan ada juga yang tidak punya tempat khusus untuk berdoa." Dani mengangguk. "Iya, Ayah. Aku tahu!" "Nah, ateisme itu artinya seseorang yg tidak percaya kalau tuhan itu ada. Bukan berarti seseorang itu jahat atau baik, Ia punya cara pandang sendiri tentang dunia. Menurutnya segala sesuatu y...