#tuhantidakbermoral
Bayangkan jika kamu pegang remote control. Jika tidak suka dg satu chanel pasti pindah chanel lain, jika merasa tidak ada lagi chanel yang menarik, kamu tinggal menggantiny ke mode film berlangganan atau karaoke-an di youtube.
Nah, sekarang, bayangkan jika kamu memegang remote control alam semesta. Bisa bikin angin puting beliung buat memporak porandakan jemuran tetangga yg menurutmu cerewat & ngeselin. Atau...
Atau, kamu bikin gunung meletus, dg daya rusak lokal, di tempat tentanggaamu yg lagi bikin pesta. Sekarang, tantangannya adalah: bayangkan jika remote control itu cuma punya dua tombol: "marah" dan "marah parah." Yup, Apa yg kau bayangkan itulah kira2 deskripsi tuhan zaman dulu
Dewa2 & tuhan zaman dulu, punya kekuatan kosmis, tapi emosi mereka meledak2. Emosinya seperti orang yg patah hati, kayak roller coaster, seperti valas atau kripto yg gampang naik turun.
Dewa tuhan zaman zadul itu mirip bocah yg dikasih mainan rudal. Bisa meledakkan apa saja semaunya, kapan saja. Kekuatan marahnya nggak bisa ditebak, dari hujan tiba2 badai, dari gempa bumi tiba2 tsunami, seperti perempuan yg PMS, lah.
Bagi orang zaman dulu, peristiwa alam itu bukan fenomena alam, tapi ulah tuhan dewa allah yg lagi ngambek karena kurang subsidi, atau gak pernah dapat setoran pajak dari pemungut cukainya.

Comments
Post a Comment